Penguat Hati



ku lapangkan hati tuk menerima
hasrat yang ternyata merusak kerja
beradu kepentingan dengan sang penguasa
terpaku menerima keputusan dilema

Tuhan,
izinkan aku mencurahkan segenap peristiwa
yang menyita rasa dan mengguncang jiwa
atas perilaku tuan yang menjadi penguasa
aku hanya pasrah menerima cerita

seandainya ada sedikit kekuatan dan kejayaan
aku akan memilih untuk tetap bertahan
menjalani kerja yang ku susun dari serpihan
sisa-sisa runtuhan kejayaan yang kini terabaikan

untuk sahabat setia yang selalu mempertahankan
ikhlaskan jikalau nanti aku harus rela melepaskan
baik dipaksa atau diminta dengan suka rela
karena terbentur secarik kertas di awal mula

untuk bidadari hidupku yang senantiasa mendukungku
jika nanti aku harus berkutat dengan masalah-masalah baru
tetaplah berada dibelakangku menjadi pendorong untuk maju
meski rintangan itu samar-samar mulai terlihat didepanku

perlahan ku ketahui,
mana dan siapa yang menjadi kawan setia
mana dan siapa yang mencurangi serta melepas dengan rela
mana dan siapa pemimpin yang patut ku teladani
mana dan siapa sahabat yang harus ku lindungi

dalam kegundahan yang sedang merajalela
aku berpasrah kepadamu Tuhan…
atas segala langkah dan episode yang KAU berikan
atas segala cerita indah yang telah kau siapkan

untuk bidadari dan sahabat terbaikku
beribu sayang selalu ku siapkan untukmu
beribu kasih akan ku persembahkan untukmu
atas perjuangan dan niat baik untukku
terimakasih pejuang-pejuang langkahku...

Untuk Kekasih Yang Setia Mendampingi



ku pandangi lembut wajahnya
nampak kerutan mulai berlomba
berjarak usia namun masih mempesona
ku teguhkan satu rasa yang telah dibina

terimakasih atas apa yang telah kau perbuat
hingga kini aku menjadi pribadi yang hebat
tegakkan aku dari sekian hempasan yang mendarat
teguh bertahan meski cobaan terus merapat

maafkan aku yang masih belum sempurna
belum mampu anugerahkan asa menjadi nyata
masih berkutat dengan cukup dan sederhana
belum seperti mereka yang mampu keliling dunia

heningnya malam ini menjadi saksi
ku coret rasa dalam selembar puisi
untuk kekasih yang setia mendampingi
dalam segala cerita yang penuh warna warni    

Si Gempal Bermulut Besar



gaya bak seorang eksekutif muda
berdasi rapi dan berkemeja
menebar pesona pada para wanita
terutama pada si cantik vidya…
berbangga ria atas segala upaya
yang direncana dan terlaksana
peroleh simpati dari potret profilnya
sebaris kalimat bak hadiah juara…
tak semestinya harus merasa
inilah gua yang menaklukannya
tanpa ada sebuah pesan pemula
dia haturkan pesan dengan emoticon tertawa…
bila nyata dia tlah ada yang punya
apalah arti sebaris pesan yang dibawa
lingkaran emas di jari menjadi pertanda
telah ada pangeran cinta yang bertahta…
dengarlah,
cukup rasanya menjadi insan yang istimewa
ini gua pria gagah dan penuh talenta
terpilih dari sekian lawan yang tak berjaya
padahal disekelilingmu banyak yang lebih berjasa…
mari sadar,
si gempal bermulut besar…

Pesona Keindahan yang Tak Terelakkan



satu wanita bertahta dalam pesona
dalam singgasana yang belum terlupa
berkelana dalam resah dan kecewa
dalam masa yang tlah berdua
tanpa sebuah senyum yang terlempar dari bibir merah
mengesankan sebuah rasa yang terdefinisi amarah
tatap yang tajam serta pandangan yang sengaja tak terarah
ku rasa setiap jumpa kian sering berpaling wajah
rasa yang pernah berkelana dalam hati
masih terus berjalan dan belum mampu terhenti
mungkin disaat sosok itu telah memiliki tambatan hati
baru akan berlaku sebuah kalimat, cukup sampai disini
disaat berhadap pandang di balik meja
itulah saat yang ku nilai semakin berbeda
seakan bersalah dalam analisa yang terbaca
hanya tertunduk tanpa mampu berhadap muka
yaa…
mungkin itu cara dan jalan tuk melewatkan
sedikit keindahan yang pernah diperhatikan
bertahta sesaat dalam singgasana kerajaan
pesona keindahan yang tak terelakkan

D.I.A.N.A H.A.S.A.N.A.H



Dia,
Indahkan dunia pintar yang bergejolak
Alihkan perhatian yang penuh sesak
Niat tulusnya belum mampu ditebak
Antara tenang dan prahara tuk mendobrak

Hasratnya tuk mengobarkan perubahan
Amat dan teramat sulit tuk ditaklukkan
Simpati dan pujian mulai sering berdatangan
Atas keberanian tuk melakukan perombakan
Namun hasrat itu masih terus terabaikan
Angkuhnya penguasa masih sulit dilemahkan
Hanya dia yang terus membawa semangat perubahan

Tentang Blog Ini


Laman

Pages

Popular Posts

Labels

Diberdayakan oleh Blogger.

You can replace this text by going to "Layout" and then "Page Elements" section. Edit " About "