Generasi Penerusku? Rahasia-Mu

Tuhan...
penguasa atas segala hidupku
juga tentang generasi penerusku
yg masih menjadi rahasia-Mu...
kapan? hanya KAU yg tahu
berpasrah aku
hanya kepada-Mu
masih terus aku berupaya
sebagai tanda aku berusaha
tapi nyatanya
ENGKAU penentunya
tempat aku meminta
dimana ku sandarkan
segala doa...
aku mohon,
Kasih Sayang-Mu
Kekuasaan-Mu
Kekuatan-Mu, juga
Ampunan-Mu...
atas dosa-dosa terdahulu
yang terkini atau
yang terbaru...
aku rindu
generasi itu
yang menjadi pemersatu
penyejuk hati dan pandanganku
sehat, sempurna
tanpa kurang sesuatu
shaleh ataupun shalehah
cerdas nan pandai
berbakti pada orangtua
menegakkan agama-Mu
bermanfaat untuk sekitar, dan
berguna bagi bangsa...
yg utama
menjadi generasi
hafidz ayat suci

Mencari Jalan Menggapai Mimpi

aku,
masih bingung tentang jalan hidup
besar harapan tak sesuai kenyataan
ingin ini, itu, sini dan ingin sana
terus masih sebatas analisa
berjuang? rumit didefinisikan
apakah sudah atau belum
yg pasti aku masih
seperti ini...
ingin aku melangkah?
tapi akankah berbuah indah...
melepas yg ada kini
untuk yg belum pasti
disini..!
mulai aku tapaki kejenuhan
dedikasi yg masih terabaikan
nilai sebuah pekerjaan
membuat kreatifitas
mulai terkikis...
adakah harapan di balik nama besar?
atau sekedar janji manis yg diuraikan?
logika antara income dan cost
hanya buat ikhlas makin keropos
tersisa aku disini,
tertinggal...
para mentor
yg menjadi motor
sudah tak masuk nomor
tak lagi di kantor
tak lagi memonitor
gerakan kotor...
pergi satu per satu
membawa pilu
kecewa akan suatu
sistem yg rancu...
dan,
aku disini
masih mencari
jalan menggapai mimpi...

Untuk Surat yang Keliru Es-Ka-Ha-Uu



hhmm…
entah apa yang ada dalam jalan pikirnya
layaknya kertas yang tak berharga
dokumen hasil penantian,
instruksi yang asal-asalan,
di cap atau tanda tangan,
sama saja…!!
finalisasinya
tetap dipasang gambar
sebelum dinyatakan kelar
yaaa…
andai ini kali pertama
apa salahnya bertanya
tidak asal memberi perintah
yang terbukti salah…!
alurnya,
pasang gambar
tanda tangan
tanda jari, lalu
dilingkari
dengan bulatan tanda
identitas si lembaga
tapi,
rules itu ditabrak, langsung
dilingkari…!!!
sudah kami bersaran
namun terus diabaikan
akui dan tuliskan kesalahan
untuk dapat yang terbaru
demi putus alur keliru…
mungkinkah,
gengsi…?
malu…?
akh,
harusnya tak perlu…
untuk sebuah reputasi..?
demi menjaga harga diri…?
maybe…
merasa dirinya
keturunan founder…?
calon owner…?
yang pasti
ku tulis sajak ini
sebagai bukti
kekeliruan,
ke-egoisan, dan
keangkuhan
Sang HEADMASTER…

23 September 2016
Untuk surat yang keliru
ES-KA-HA-UU

Membayang Setiap Garis Wajahmu

masih saja ku membayang setiap garis wajahmu
yang merona dan mempesona setiap ruang kenangku
yang ketika itu pernah menjadi ratu walau tak terpaku
dalam kisah nyata yang berlaku

entah kerinduan atau kekecewaan yang mendalam
semua telah berafiliasi menjadi satu
mengukir sejarah yang tak pernah berubah
raga dan rasamu tak sedikitpun menjadi milikku

namun,
biarkanlah semua menjadi ruang rindu masa lalu
yang cukup menjadi pelajaran untukku melangkah
hari ini, esok, lusa dan nanti

Termenung Terpaku

masih termenung terpaku
menganalisa setiap gerak tingkah laku
pada setiap episode hidup yang telah berlalu
mengenang masa-masa kelabu
tak seperti mereka yang indah
yang megah penuh sumringah
yang sesuai dengan kisah
yang mulus tanpa noktah
bahagia melihat setiap keberhasilan
sedang disini masih diselimuti kegagalan
menyebabkan sedikit rasa putus asa
karena keindahan tak kunjung tiba
mungkinkah akibat limpahan dosaku?
yang akhirnya memutus keindahan khayalku
dan memang ku sadari itu
hanya Allah yang tahu

I'm Owner, I'm Founder

terucap seuntai kalimat penuh intrik
dari lisan seorang penguasa licik
hasil sebuah pemikiran yang picik
namun terasa menggelitik
cukuplah dikata unik

entah sombong atau tidak itu nyatanya
yang terjadi dalam ruang bertema rapat kerja
nampak terakumulasi dari riuhnya suasana
tak terkendali karena terlalu banyak bicara

mereka yang bersalah atau dipersalahkan?
yang pasti tak sepatutnya diucapkan
karena terlalu lama sambutan? maybe
atau tak mengerti situasi
yang pasti dua kali
kami mendengar
kata itu terlontar
dari lisan penguasa yang berkoar
ngalor ngidul seperti kesasar
tanpa arah yang benar
dari mulai penistaan pancasila
sampai ustadz yang tertimpa celaka
semua direka ulang seperti ia tanpa dosa
untuk menentramkan suasana lalu berkata
I'm Owner, I'm Founder

Memahami dan Berhati-Hati

dua hati, rasa dan cinta
bertaut menjadi satu kesatuan peristiwa
dimana selalu bersalah dan didakwa
tanpa pernah mengerti dan membaca
hanya prasangka...

keluh,
mungkin hanya pikiran itu yang bergemuruh
dalam penglihatan yang tak menyeluruh
selalu salah itu tak pernah luruh
terus diacak hingga keruh

kenapa?
aku hanya bisa terdiam dalam sepi
ditemani jutaan tetes air langit yang menemani
terduduk sendiri seraya merenungi
tentang kisah hidup ini
tentang ucap yang tak diteliti
apakah mengundang kecewa dirasa
atau memang tak punya ruang tuk merasa
karena bijak itu tidak memilih satu sisi
melainkan memahami dan berhati-hati

Penguasa Haus Harta



dikala penguasa haus harta
kuantitas menjadi hasrat utama
kualitas diselingkuhi menjadi yang kedua
untuk mengejar berlimpah ratus juta

berkelakar seperti yang paling benar
berujar ikhlas yang harus dikejar
padahal dimana titik kesamaannya?
antara livina dengan roda dua Honda

yang keliru sepertinya tak semata kami
nafsu duniawi yang nampak mengilhami
rumus ekonomi yang menjadi kunci berdiri
kapitalis yang berkedok perhitungan Islami

seandainya,
ini terus berlangsung tanpa pernah dievaluasi
bersiaplah menjadi penguasa yang harus meratapi
masa kejayaan yang hilang dan berganti
kehancuran yang siap menanti

Tentang Blog Ini


Laman

Pages

Popular Posts

Labels

Diberdayakan oleh Blogger.

You can replace this text by going to "Layout" and then "Page Elements" section. Edit " About "