Khusus Guru Saja

delapan belas april dua ribu dua puluh

disematkan tanda tapi bukan mengeluh
sebagai pengingat sikap nan angkuh
satu raga senior yang sudah sepuh

kalimat yang ditulis penuh inkonsistensi
menunjukkan dikotomi dan monopoli
alasan yang tercetak tak masuk akal
atau hanya dalih untuk mencekal

you beda, aku siapa
dan otoritas, dia yang punya
menendang atau memandang sesuka hati
tak peduli, apalagi klarifikasi

padahal adab, nampaknya sempurna
keilmuan dan akhlak pun pasti ada
entah apa yang merasuki jiwa
hingga tertulis, khusus guru saja





Yang Ku Ingin

Masa kini... ada...
Karena ada masa lalu.
Hari ini ada...
Karena ada hari kemarin dan esok.
Tahun ini...
Tak ku ingin mengulang tahun lalu
Tahun penuh liku dalam pilu
Tahun penuh duka dalam nestapa
Tahun penuh luka dalam diam

Ku ingin..
Semua berlalu dalam kebahagiaan
Penuh keceriaan...
Penuh kegembiraan...
Kesuksesan ....
Yang senantiasa mengiringi,
Setiap liku yang terlewati
Yang kan membawaku dalam satu tujuan
Raih ridho الله ...
Yang mampu mengukir kisah suka cita
Di akhir penghujung tahun nanti
Bersama semua asa yang tertunda di tahun ini.

Penulis : Diana Hasanah

Tentang Blog Ini


Laman

Pages

Popular Posts

Labels

Diberdayakan oleh Blogger.

You can replace this text by going to "Layout" and then "Page Elements" section. Edit " About "