Aku bersandar dalam ruang nyaman
Penuh kenikmatan dan keindahan
Bukan tentang dunia yang berhambur kemewahan
Tapi rumah Tuhan yang sedang ku ceritakan
Sejenak melepas lelah dan penat
Atas situasi yang masih menghambat
Cita dan asa yang masih terus tertambat
Dalam ruang yang penuh aksi sikat menyikat
Ku berserah
Ku berpasrah
Pada Yang Maha Pemurah
Atas apa yang menjadi kisah hidupku
Sedih, tawa, kecewa dan bahagia
Silih berganti terus menyapa
Coba ku nikmati sebagai bagian dari cerita
Walau sesekali aku seperti mereka,
Mengeluh,
Menyalahkan, dan
Mengecewakan
Namun semua coba ku netralisir
Dengan keyakinan yang selalu ku ukir
Terus menganalisa dan berfikir
Bahwa semua merupakan takdir
Agar kita lebih kuat, dan
Menjadi insan yang hebat